Alih status itas ke itap

Alih status itas ke itap

Azra Solution,Banten – Alih Status dari ITAS ke ITAP adalah Izin Tinggal yang telah diberikan kepada Orang Asing dapat dialih statuskan.
Izin Tinggal yang dapat dialih statuskan meliputi:
– Izin Tinggal kunjungan menjadi Izin Tinggal terbatas
– Izin Tinggal terbatas menjadi Izin Tinggal Tetap.
– Alih status Izin Tinggal sebagaimana dimaksud pada point 2 ditetapkan dengan Keputusan Menteri.

PESYARATAN Alih Status Izin Tinggal Terbatas menjadi Izin Tinggal Tetap Alih Status Izin Tinggal Terbatas menjadi Izin Tinggal Tetap diberikan kepada orang asing sebagai :
1. Rohaniawan
2. pekerja
3. Financial backer
4. wisatawan lanjut usia mancanegara
5. menggabungkan diri dengan suami atau istri pemegang Izin Tinggal Tetap
6. menggabungkan diri dengan orang tua pemegang Izin Tinggal Tetap bagi anak yang berusia di bawah 18 (delapan belas) tahun dan belum kawin
7. dan eks warga negara Indonesia.

Alih status Izin Tinggal terbatas menjadi Izin Tinggal Tetap juga dapat diberikan kepada Orang Asing:

  • menggabungkan diri dengan suami atau istri warga negara Indonesia yang usia perkawinannya telah mencapai withering singkat 2 (dua) tahun menggabungkan diri dengan ayah dan/atau ibu bagi anak berkewarganegaraan asing yang mempunyai hubungan hukum kekeluargaan dengan ayah dan/atau ibu warga negara Indonesia
  • dan anak yang berusia di bawah 18 (delapan belas) tahun dan belum kawin dari Orang Asing yang kawin secara sah dengan warga negara Indonesia.
  • Alih status Izin Tinggal terbatas menjadi Izin Tinggal Tetap bagi Orang Asing sebagai rohaniawan, pekerja, financial backer, dan wisatawan lanjut usia mancanegara diberikan dengan ketentuan Orang Asing yang bersangkutan telah berada di Wilayah Indonesia withering singkat 3 (tiga) tahun berturut-turut sejak tanggal diberikannya Izin Tinggal terbatas.
  • Bagi orang asing sebagairohaniawan, pekerja dan financial backer, harus melampirkan paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku
    fotokopi Izin Tinggal terbatas yang masih berlaku
    surat keterangan domisili
    pernyataan integrasi yang telah ditandatangani oleh yang bersangkutan
    dan rekomendasi dari kementerian atau lembaga pemerintah non kementerian terkait.
  • Bagi wisatawan lanjut usia mancanegara, melampirkan persyaratan Paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku beserta fotokopinya
    fotokopi Izin Tinggal terbatas yang masih berlaku
    surat penjaminan dari Penjamin
    surat keterangan domisili
    pernyataan integrasi yang telah ditandatangani oleh yang bersangkutan
    surat sponsor dari Biro Perjalanan yang ditunjuk oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata.
  • Bagi orang asing yang menggabungkan diri dengan suami/istri pemegang Izin Tinggal Tetap,melampirkan persyaratan paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku
    fotokopi Izin Tinggal terbatas yang masih berlaku
    surat keterangan domisili
    pernyataan integrasi yang telah ditandatangani oleh yang bersangkutan surat penjaminan dari Penjamin
    fotokopi akta perkawinanatau buku nikah
    fotokopi paspor kebangsaansuami dan/atau istriyang sah dan masih berlaku; fotokopi Izin Tinggal Tetap suami dan/atau istri yang masih berlaku
    keputusan mengenai alih status Izin Tinggalnya.
  • Bagi anak yang akan menggabungkan diri dengan orang tua pemegang Izin Tinggal Tetap bagi anak yang berusia di bawah 18 (delapan belas) tahun dan belum kawin,melampirkan persyaratan paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku
    fotokopi Izin Tinggal terbatas yang masih berlaku
    surat keterangan domisili
    pernyataan integrasi yang telah ditandatangani oleh yang bersangkutan surat penjaminan dari Penjamin
    fotokopi akta kelahiran
    fotokopi akta perkawinanatau buku nikah orang tua
    fotokopi paspor kebangsaanayah dan/atau ibu yang sah dan masih berlaku
    fotokopi Izin Tinggal Tetap ayah dan/atau ibu yang masih berlaku.
  • Bagi suami atau istri warga negara asing yang menggabungkan diri dengan istri atau suami warga negara Indonesia, harus melampirkan paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku
    fotokopi Izin Tinggal terbatas yang masih berlaku
    surat keterangan domisili
    pernyataan integrasi yang telah ditandatangani oleh yang bersangkutan
    surat permohonan dari suami atau istri warga negara Indonesia
    fotokopi akta perkawinan atau buku nikah
    fotokopi surat melaporkan perkawinan dari instansi yang berwenang untuk perkawinan yang dilangsungkan di luar negeri
    fotokopi kartu tanda penduduk suami atau isteri warga negara Indonesia yang masih berlaku
    fotokopi kartu keluarga suami atau isteri yang warga negara Indonesia
  • Bagi anak berkewarganegaraan asing dari hasil perkawinan yang sah yang menggabungkan diri dengan ayah atau ibu warga negara Indonesia, harus melampirkan paspor kebangsaan yang sah dan masih berlaku
    fotokopi Izin Tinggal terbatas yang masih berlaku
    surat keterangan domisili
    pernyataan integrasi yang telah ditandatangani oleh yang bersangkutan surat permohonan dari ayah atau ibu warga negara Indonesia
    fotokopi akta perkawinan atau buku nikah orang tua
    fotokopi kartu tanda penduduk ayah atau ibu yang warga negara Indonesia yang masih berlaku
    fotokopi kartu keluarga ayah atau ibu yang warga negara Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Visa Services

Business Services

About Azra Pradipa Solusi

We help our clients in obtaining visas for entering Indonesia. If you need to get to Bali or another island in Indonesia, please contact us. We will explain to you how to get a visa, help you collect the necessary documents, and get a visa for entry.

And in Indonesia, we will help you choose the most profitable field for starting a business, tell you how to do it efficiently and without problems, and provide legal support for starting a company. visa indonesia visa business indonesia pengurusan visa indonesia

Get Connected with Us

Contact US

  Info@Azraid.com

📍  Jakarta & Banten Office
Jl.Ki Ajurum No.07 Cipocok Jaya KecamatanCipocok Kecamatan Cipocok Kota Serang Banten(42121)
☏  +6281289462599

📍   Bali Office
Jl Dewi Sri I No.20 Legian Kec Kuta Kab Badung,Bali (80361)
☏  +628111842300

Additional Requirements for Non-Indonesian Applicants

Applicants from these following countries/territories below will be required to come himself/herself to apply visa application at the Royal Thai Embassy in Jakarta.

Applicants from South Asian Countries (Bangladesh, Nepal, Pakistan and Sri Lanka) must provide additional documents as follows;
1. 3 application forms, 3 photographs and 3 sets of supporting documents
2. Requires a copy of Temporary Resident Permit (KITAS) or Permanent Resident Permit (KITAP)
3. Evidence of accommodation in Thailand and travel itinerary
4. Letter of employment/enrollment from company or university/school (if applicable)
5. The visa process will take at least 1 week

Applicants from some African Countries (Algeria, Cameroon, Central African Republic, DR Congo, Republic of Congo, Egypt, Equatorial Guinea, Ghana, Guinea, Libya, Liberia, Nigeria, São Tomé and Príncipe, Sierra Leone, Somalia, and Sudan)
1. 3 application forms, 3 photographs and 3 sets of supporting documents
2. Requires a copy of Temporary Resident Permit (KITAS) or Permanent Resident Permit (KITAP)
3. Evidence of accommodation in Thailand and travel itinerary
4. Letter of employment/enrollment from company or university/school (if applicable)
5. The visa process will take at least 1 week
*Applicants from Nigeria are required to give a “Certificate of Clearance” issued by the National Drug Law Enforcement Agency of Nigeria (NDLEA) that has been legalized by Nigeria MFA and the Royal Thai Embassy in Abuja, dated within 6 months

Applicants from other African Countries (Angola, Benin, Botswana, Burundi, Cape Verde, Chad, Cote d’Ivore, Djibouti, Gambia, Kenya, Malawi, Mali, Niger, Rwanda, Senegal, Togo, Uganda, Zimbabwe, Zambia, Madagascar, Mozambique, Guinea Bissau, Ethiopia, Tanzania, Swaziland, Burkina Faso, Eritrea, Gabon, Comoros, Lesotho, Namibia, Seychelles, South Africa, and South Sudan)
1. Requires a copy of Temporary Resident Permit (KITAS) or Permanent Resident Permit (KITAP)
2. Evidence of accommodation in Thailand and travel itinerary
3. Letter of employment/enrollment from company or university/school (if applicable)
4. The visa process will take at least 1 week

Applicants from Middle Eastern Countries (Lebanon, Palestine, Saudi Arabia, Syria, and Yemen)
1. 3 application forms, 3 photographs and 3 sets of supporting documents
2. Requires a copy of Temporary Resident Permit (KITAS) or Permanent Resident Permit (KITAP)
3. Evidence of accommodation in Thailand and travel itinerary
4. Letter of employment/enrollment from company or university/school (if applicable)
5. Police Record issued by the Indonesian National Police
6. The visa process will take at least 1 week

Applicants from China must provide additional documents as follows;
1. 4 application forms, 4 photographs and 4 sets of supporting documents
2. Evidence of accommodation in Thailand and travel itinerary
3. Letter of employment/enrollment from company or university/school (if applicable)
4. The visa process will take 1-2 week

Applicants from Afghanistan, Iran, Iraq and DPRK must apply in person and provide additional documents as follows;
1. 4 application forms, 4 photographs and 4 sets of supporting documents
2. Requires a copy of Temporary Resident Permit (KITAS) or Permanent Resident Permit (KITAP)
3. Evidence of accommodation in Thailand and travel itinerary
4. Letter of employment/enrollment from company or university/school (if applicable)
5. Police Record issued by the Indonesian National Police
6. The visa process will take approximately 4-6 weeks

Applicants from the following countries are required to present yellow fever vaccination certificate:

Angola, Argentina, Benin, Bolivia, Brazil, Burkina Faso, Burundi, Cameroon, Central African Republic, Chad, Colombia, Congo, Congo Republic, Cote d’Ivoire, Ecuador, Equatorial Guinea, Ethiopia, French Guiana, Gabon, Gambia, Ghana, Guinea Bissau, Guinea, Guyana, Kenya, Liberia, Mali, Mauritania, Niger, Nigeria, Panama, Paraguay, Peru, Rwanda, Sao Tome and Principe, Senegal, Sierra Leone, Somalia, Sudan, Suriname, Tanzania, Togo, Trinidad and Tobago, Uganda, and Venezuela.